Tuesday, August 23, 2016

Hyriopsis cumingii atau Sinohyriopsis cumingii adalah kerang air tawar dan sebagian besar spesies yang penting dalam budaya mutiara di Cina. Kerang jenis ini merupakan spesies kerang yang menghasilkan mutiara yang berkualitas tinggi dalam hal warna, kilau, dan bentuk. Spesies ini banyak ditemukan di danau atau sungai di Cina. Baru-baru ini populasi kerang telah mengalami penurunan secara signifikan karena adanya over-eksploitasi, penurunan habitat, dan pencemaran lingkungan.Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut maka kita harus mengetahui sistem perkawinan dari kerang mutiara di alam. Untuk mengetahui strategi reproduksi maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode kultur sel dari kerang jenis ini sehingga bisa diperoleh kembali mutiara dari kerang ini (Bai, 2012).
Nacre disekresi oleh sel-sel epitel kerang sebagai mekanisme pertahanan untuk melawan benda asing yang tersangkut di dalam jaringan mantel, misalnya bakteri. Nacre tersusun atas campuran kalsium karbonatdan beberapa protein (protein utama adalah conchiolin) yangdiproduksi oleh sel-sel epitel mantel. Namun, di dalam kondisi in vitro, nacre dapat dirangsang ketika kerangkontak dengan beberapa faktor yang menyebabkan stres, termasuk dalammedium kultur. Dalam pembentukan nacre secara in vitro dibentuk dari matriksprotein dari sel epitel mantel dan kalsium karbonat sebagai komponen mediakultur (Phuc et al., 2011).
Penelitiankulturin vitrosel mantel epiteluntuk sekresi kristalnacre padakerangmutiara air tawar,Sinohyriopsiscumingii yang dilakukanolehPhuc et al. (2011), menggunakanempatmacamvariasi media yang terdiriatasmedium DMEM/F12, Medium L15-M199, Medium IMDM, danMedium TCM. Prosedur yang digunakan untuk mengetahui jenis medium yang paling baik untuk digunakan yaitu dengan cara melakukan suatu percobaan secara in vitro pada medium yang berbeda untuk merangsang pembentukan kristal nacre pada mantel epithel kerang mutiara air tawar Sinohyriopsis cumungii. Adapunprosedur kerja dari percobaan ini yaitu sebagai berikut :
1.      Sterilisasi Kerang
a.       Kerang segar Sinohyriopsis cumingii berbagai ukuran distreilisasi dengan autoclave, kemudian kemudian dicuci dengan air sabun secara hati-hati dan bagian cangkang kerang digosok dengan sikat logam sampai cangkang luar kerang bersih.
b.      Setelah itu kerang ditempatkan pada UVA chamber selama 20 menit dan mulut kerang disterilkan dengan etanol 70%.
2.      Isolasi dan sterilisasi mantel epithel kerang
a.       Kerang yang telah disterilkan kemudian dibedah untuk mendapatkan mantel epithel. Manthel epithel kerang juga diterilisasi dengan dua metode.
b.      Metode A (Gong et al., 2008) dilakukan dengan cara sampel mantel epithel yang didapat direndam dalam antibiotik solution A (fungizone 2000 µg, penisilin 100.000 IU, streptomycine 100.000 µg, kanamycin 500.000 µg dan 10 ml air suling dan disterilisasi dengan filter) sebanyak empat kali, selama 15 menit setiap kalinya. Setelah itu sampel mantel epithel dicuci dengan air suling sebanyak empat kali, selama 15 menitsetiap kalinya. Prosedur yang terakhir ini diulang sebanyak tiga kali.
c.       Metode B (Edward dan Frank, 1979) dilakukan dengan cara sampel dicuci dengan air murni sebanyak enam kali, kemudian direndam etanol 10% selama 15 menit, setelah itu sampel dicuci dengan air suling sebanyak empat kali. Kemudian direndam dalam antibiotik solution B (fungizone 5000 µg, penisilin 200.000 IU, streptomycin 200.000 µg, kanamycin 100.000 µg, gentamycin 124.000 µg, air suling 10 mldan disterilkan dengan filter) selama 10 menit, kemudian dicuci dan diterilkan selama enam kali.
3.      Kultur dilakukan cara mendisosiasi fragmen jaringan hingga berukuran 1-2 mm2 kemudian diletakkkan kedalam media kultur yang berbeda yaitu DMEM/F12, TCM 199 (L’15-M199), IMDM, dan TCM. Evaluasi dari media dilakukan dengan empat kriteria yaitu waktu dimana sel-sel yang menyebar muncul, presentase jaringan fragmen yang muncul, proliferasi sel dalam media, dan suhu yang tepat. Evaluasi kondisi suhu didasarkan pada waktu dimana sel muncul dan jumlah sel.
4.      Pengamatan hasil dilakukan dengan mengamati perubahan sel kristal nacresetelah 7, 15, 21, 30, 37, 45, 52, dan 60 hari setelah penanaman fragmen dan setiap empat harinya medium harus selalu diganti.Untuk memacu perkembangan mantel epithel dilakukan penambahan dua faktor pertumbuhan yaitu bFGF (basicfibroblast Growth Factor) dan EGF (Epidermal Growth Factor). Kedua faktor inilah yang akan merangsang sekresi sel kristal nacre.
5.      Pengamatan jumlah sel kristal nacre dihitung secara langsung di bawah mikroskop.
Hasil evaluasi dari penelitian menunjukkan bahwa kultur yang telah dilakukan disosiasi fragmen jaringan hingga berukuran 1-2 mm2 kemudian diletakkkan kedalam media, menghasilkan hasil kultur yang berbeda-beda. Fragmen jaringan yang diletakkan pada media DMEM/F12, setelah 12 jam, sel-sel mulai menyebar dari fragmen jaringan. Jika dibandingkan dengan penelitian Barik et al. (2004), sel-sel menyebar setelah 24 jam. Dengan demikian, hasil penelitian telah menyebarkan sel-sel lebihcepat. Padaawalnya, sel-sel membelah diri secara perlahan (5.24%), hal ini disebabkan karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain, pertama, sel mungkin tidak beradaptasi dengan media baru, kedua, adanya factor kontaminasi, hal ini merupakan salah satu kesulitan dalam kultur moluska, prolifereasi bakteri jauh lebih cepat dibangingkan dengan sel, sehingga diperlukan antibiotic untuk membatasi pertumbuhan dan menghancurkan bakteri, namun antibiotic juga dapat membatasi kecepatan proliferasi sel, ketiga, perubahan media seringkali menyebabkan sel mengalami stres, bakteri meningkat dengan cepat dalam kultur sehingga dapat menghabiskan banyak nutrisi dan menghasilkan limbah berbahaya, dan perubahan sifat fisik dan kimia dari media mengarahkan penurunan pH yang dapat membahayakan sel (Phuc et al., 2011).
Untuk mengatasi hal ini diperlukan melakukan pergantian media setiap 12 jam. Strategi ini membantu memecahkan dua masalah antara lain menghilangkan bakteri pada media dan memasok factor nutrisi yang cukup bagi sel. Namun, strategi ini juga menyebabkan sel hilang dalam suspensi. Jumlah sel meningkat 147,85% ketika mencapai 120 jam dibandingkan pada saat 12 jam. Hasil proliferasi ini membuktikan bahwa sel stabil dan mulai meningkatkan jumlahnya . Hal ini menunjukkan bahwa setelah waktu dekontaminasi, bakteri hamper benar-benar hilang, karena jumlah bakteri yang rendah ini, antibiotic dalam medium cukup untuk pengendalian proliferasi bakteri; Selanjutnya, sel-sel mulai beradaptasi dengan media baru (Phuc et al., 2011).
Medium DMEM (Dulbecco’s modified eagle medium) merupakan medium basal yang terdiri dari vitamin, asam amino, garam, glukosa, dan pH indikator. Namun, media ini tidak mengandung protein atau agen penumbuh. Media ini membutuhkan suplementasi untuk menjadi medium yang lengkap. Umumnya media ini disuplementasi dengan 5-10% Fetal Bovine Serum (FBS) (Nooryani, 2011). Selain itu, DMEM juga membentuk sistem buffer sodium bicarbonate (3.7 g/L) dan tentunya membutuhkan tingkat karbon dioksida buatan untuk membuat pH tetap pada kisaran yang diinginkan. 7-10% CO2 merupakan tingkat yang optimal tapi banyak peneliti yang sukses menggunakan CO2 sebesar 5%. Masalah potensial dari rendah nya tingkat CO2 adalah pH dapat menjadi sangat tinggi. Saat terekspos pada tingkatan ambient dari CO2, sodium bicarbonate akan membuat DMEM menjadi basa secara cepat. Inilah yang merupakan alasan kenapa kita umum mengamati media yang berwarna ungu yaitu mengindikasikan peningkatan dari pH (Invitrogen, 2009).
Fragmen jaringan yang diletakkan pada mediaMedium L15-M199, setelah 12 jam kultur, semua fragmen jaringan muncul sel menyebar. Jika dibandingkan dengan penelitian kultur sel jaringan mantel Gong et al. (2008), sel-sel seperti hemosit muncul setelah 4 hari (96 jam). Dalam media ini, ada dua populasi yang sama dengan media DMEM / F12, tetapi rasio setiap jenis sel berbeda, persentase frasel epitel dan populasi hemosit masing-masing adalah 23,72dan 58,14%. Media ini mengandung fenol merah sebagai pH indikator. Warna merahmu dan menjadi kuning jika semakin lama; kultur biasanya harus dipindahkan ke media segar segera setelah warna berubah.
Fragmen jaringan yang diletakkan pada media Medium IMDM (The Iscove Modified Dulbecco’s Medium). Setelah 12 jam, sel-sel menyebar muncul dari fragmen jaringan dengan rasio 97,66%. Pada tahap pertama (12-24 jam), perlahan sel-sel meningkat jumlahnya, sekitar 4.41%. Berikutnya, sel disesuaikan dengan media baru dan berkembangbiak dengan cepat. Sama seperti Media DMEM/F12 dan Media L15-M199, Media IMDM juga memiliki populasi dua sel menguntungkan: hemosit (42,12%) dan sel epitel (25,40%), IMDM merupakan modifikasi Dulbecco dan dianggap sebagai media yang lebih kompleks dan diperkaya, mengandung L-Glutamine, tanpa Alpha-Thioglycerol, tanpa Beta-Mercaptoethanol. Hal ini digunakan tidak hanya untuk jenis sel yang lebih khusus, tetapi juga sebagai dasar untuk beberapa formulasi Serum-Free Media lebihunik. IMDM merupakan modifikasi dari DMEM (Dulbecco's Modified Eagle's Medium) yang mengandung selenium, tambahan AA, vitamin dan komponen lainnya. IMDM merupakan media sintetis yang sangat diperkaya cocok untuk mempercepat proliferasi dan kultur sel high-density dalam suasana CO2 5%.
Fragmen jaringan yang diletakkan pada Medium TCM Pada tahap inkubasi kultur 0-12 jam, sel meyebar di sekitar jaringan fragmen. Pada tahap 12-24 jam, Medium TCM mempunyai kecepatan proliferasi sel tertinggi dibandingkan dengan tiga media lainnya. Medium TCM juga memiliki populasi dua sel menguntungkan, rasio sel hemosit tinggi (43,73%) dan rasio sel epitel rendah (20,18%). Secara umum,medium untuk produksi embrio in vitro dibedakan menjadi medium kompleks dan sederhana. Tissue culture medium (TCM)-199 merupakan medium kompleks yang bersifat komersial dan telah digunakan untuk produksi embrio sapiyang dalam penggunaannya digunakan suplementasi FBS 10% (Boediono et al., 2006). Komposisi bahan penyusun TCM yaitu terdiri dari sumber energi, garam anorganik, bufer, asam amino, dan vitamin.
Dari hasil yang didapatkan, makaperlakuan, metode kultur utamasel epitel disarankan sebagai berikut, yaitu menggunakan metode dekontaminasiEdward dan Frank (2004), kultur dilakukan pada suhu 24 ° C dan medium yang digunakan adalah L15-M199. Dengan menggunakan metodeini, sel-sel akan muncul setelah 12 jam, namun populasi seltidak identik terhadap kecepatan proliferasi. Kristal nacre akan meningkat (selama 60 hari) dan sekresi nacre tidak bergantung pada beberapa agen pelengkap seperti EGF, FGF dan Ca2+ untuk mempelajari konsentrasi. Dihasilkannya kristal nacre dengan menggubakan metode kultur sel jaringan mantel kerang merupakan aplikasi kultur jaringan hewan yang penting untuk mencari dan mengevaluasi produksi kerangmutiara untuk mengevaluasi dan skrining teknik yang baik untuk memproduksi kerang mutiara yang dapat diaplikasikan dalam bidang kosmetik, dan obat-obatan (Phuc et al., 2011).


Gambar 1. Metode Diseksi Mantel 

Wilayah lautan mempunyai kekayaan dan keanekaragaman hayati terbesar didunia. Lautan banyak memberikan kontribusi dalam bidang ilmu pengetahuan terutama mengenai organisme laut. Ekosistem lautan merupakan sistem lingkungan akuatik terbesar di planet bumi (Nyabakken, 1988 dalam Aullia dkk, 2012).
Ekosistem terumbu karang merupakan bagian dari ekosistem laut karena menjadi sumber kehidupan bagi beranekaragam biota laut. Ekosistem terumbu karang terdapat di laut dangkal yang hangat dan bersih. Perairan tersebut merupakan perairan yang paling produktif diperairan laut tropis, serta memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi (Dahuri, 1999).
Kerusakan ekosistem terumbu karang dapat mengakibatkan terganggunya seluruh kehidupan di laut dan pantai yang ada di wilayah tersebut. Pencemaran oleh berbagai macam limbah di pantai dapat mengganggu kelangsungan hidup terumbu karang yang membutuhkan perairan yang bersih. Faktor lain yang dapat mengancam kelestarian terumbu karang diantaranya penangkapan ikan dengan menggunakan peledak dan bahan kimia beracun, aktivitas penambangan yang berlebihan sebagai bahan bangunan dan sebagai hiasan, selain itu peningkatan suhu bumi juga merupakan ancaman yang cukup berbahaya bagi terumbu karang. Belakangan ini diperkirakan hampir 25% dari kehidupan ekosistem terumbu karang telah mati dan diakibatkan dari peningkatan suhu bumi yang mencapai 4°C. Kerusakan terumbu karang dapat disebabkan dari bahan peledak, cyanide, pencemaran dari daratan terutama akibat sedimentasi serta kontaminasi minyak dari kapal dan oil mining di laut (Soedharma, 2005). Penyebab penurunan karang juga diperkirakan berasal dari faktor antropogenik, seperti penangkapan ikan yang berlebihan, polusi, dan sedimentasi. Angin topan dan badai tropis juga merupakan faktor penentu yang mengakibatkan gangguan alam yang paling jelas dan sangat mempengaruhi struktur dan fungsi ekosistem terumbu karang. Kerusakan karang yang banyak terjadi secara umum adalah penyakit karang sepeti pemutihan karang (coral bleaching) di beberapa tempat seperti Florida yang menunjukkan terjadinya  penurunan tingkat penutupan karng hingga mencapai 38% (Williams et al, 1990). Hal ini seperti yang telah dikemukakan oleh Crabbe (2012) yang mengaatakan bahwa terumbu karang di seluruh dunia sedang mengalami tantangan berat dari berbagai faktor antropogenik dan lingkungan termasuk overfishing, praktek penangkapan ikan yang dapat merusak, coral bleaching, pengasaman laut, kenaikan permukaan laut, algal blooms, agricultural run-off, pembangunan pesisir dan resor, polusi laut, peningkatan penyakit karang, spesies invasif, dan badai / kerusakan siklon.



Gambar 1. Coral Bleacing


Gambar 2. Degradasi Lingkungan
Akibat dari aktivitas yang sudah disebutkan diatas terumbu karang yang terdapat di Indonesia hanya tersisa 30% dalam kondisi baik, 37% dalam kondisi sedang, dan 33% rusak parah. Pemantauan kondisi terumbu karang dapat menggunakan beberapa metode pendeteksi dini. Metode yang paling sering digunakan adalah metode LIT (Line Intercept Transect), yaitu metode yang digunakan untuk menentukan penutupan komunitas bentos yang hidup bersama karang serta penutupan karang itu sendiri (Aulila et al., 2012). Namun, metode LIT bukan merupakan metode satu-satunya yang dapat digunakan dalam memantau kondisi lingungan terumbu karang, terdapat pula Reef check dan metode yang dapat menggunakan bioindikator (Aulia et al., 2012).
Metode sederhana yang dapat digunakan untuk memantau kondisi terumbu karang adalah penghitungan indeks keanekaragaman biota yang berasosiasi dengan terumbu karang termasuk foraminifera bentik  (Natsir dan Subkhan, 2010). Foraminifera dapat dikatakan sebagai bioindikator karena sudah banyak digunakan sebagai bioindikator lingkungan perairan dan lingkungan paleo. Lingkungan paleo meupakan lingkungan pengendapan karena adanya proses sedimentasi dan dapat dikorelasikan dengan umur batuan (Rifai, 2004). Foraminifera memerlukan kesamaan kualitas air dengan berbagai biota pembentuk terumbu karag dan siklus hidupnya cukup singkat sehingga dapat menggambarkan perubahan lingkungan yang terjadi dalam aktu cepat (Hallock et al., 2003).
Kerusakan terumbu karang tidak hanya mengancam organisme dan ikan yang hidup disekitarnya, tetapi juga mengancam kehidupan manusia karena manusia membutuhkan sumber pangan dari ikan yang salah satu ekosistemnya adalah terumbu karang. Kondisi terumbu karang di Indonesia umumnya mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal  ini berakibat buruk bagi ekosistem terumbu karang di Indonesia bila dibiarkan tanpa solusi. Untuk itu perlu langkah penyelamatan dan usaha mencarikan solusi lain agar sumberdaya ikan yang menggantungkan aktifitasnya di ekosistem terumbu karang. Upaya dan solusi yang di lakukan dalam mencegah kerusakan ekosistem terumbu karang diantaranya:
a. Peningkatan Pengetahuan dan Penyadaran Masyarakat
            Penangkapan ikan secara destruktif disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat sekitar akan pentingnya kelestarian terumbu karang. Karena itu, semua pihak baik berkepentingan maupun ataupun tidak memang harus mengetahui dan memahami ekosistem pesisir dan laut, termasuk ekosistem terumbu karang, dengan memberikan pengetahuan dan penyuluhan dalam upaya penyadaran masyarakat sekitar akan manfaat dan tujuan dari terumbu karang tersebut.

b. Pengawasasan dan penertiban kawasan koservasi terumbu karang
Untuk mencegah terjadinya kerusakan yang berkelanjutan pemerintah dan masyarakat harus melakukan pengawasan dan penertiban secara penuh. Contoh melakukan pengawasan terhadap kawasan terumbuh karang secara rutin dan penertiban terhadap kapal-kapal pesiar maupun nelayan untuk tidak membuang jangkar sembarangan di kawasan konservasi terumbu karang (Kholis, 2013).
c. Membuat apartemen ikan

Apartemen ikan  (Rumah Ikan) adalah suatu bangunan  berongga  yang  tersusun dari konstruk partisi plastik, shelter, dan pemberat yang ditempatkan di dasar perairan berfungsi sebagai tempat berpijah bagi ikan-ikan dewasa (spawning ground)  dan atau areal perlindungan,  asuhan dan pembesaran bagi telur, larva  serta anak-anak ikan  (nursery ground) yang bertujuan untuk memulihkan ketersedian (stok) sumberdaya ikan. Pengembangan rumah ikan merupakan bentuk kegiatan pengayaan stok  yang ditujukan untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya ikan melalui introduksi buatan sebagai area khusus, yang diharapkan mempengaruhi atau menggantikan sebagaian peran/fungsi ekologis habitat alami sumberdaya ikan seperti Terumbu Karang, Mangrove dan Padang Lamun (Bambang, dkk, 2011).

Saturday, June 14, 2014


Sering sekali saya mendengar kalimat yang menyatakan dua pilihan, yaitu menikahi orang yang dicintai atau mencintai orang yang dinikahi. Sebelum membahas mengenai dua pilihan itu, saya akan kembali membahas sedikit tentang perempuan dan cinta.

Perempuan itu dicintai sedangkan lelaki mencintai. Perempuan akan lebih mudah mencintai seorang lelaki jika dia sudah merasa sangat dicintai oleh lelaki tersebut.

Lalu, bagaimana dengan 2 pilihan yang sudah saya paparkan di atas.
1. Menikahi orang yang dicintai
2. Mencintai orang yang dinikahi

Ada beberapa yang menyatakan bahwa poin pertama adalah berkah sedangkan poin kedua adalah kewajiban. Saya setuju dengan pendapat ini, karena kita tidak akan pernah bisa memastikan bahwa kita akan menikah dengan orang yang kita cintai karena jodoh adalah rahasia Ilahi, sedangkan mencintai orang yang kita nikahi adalah sebuah kewajiban. setuju?
Namun, jika saya kembali dengan fitrah seorang perempuan yang akan mencintai seseorang setelah dirinya dicintai, maka saya sebagai seorang perempuan akan memiliki pilihan : mencintai orang yang saya nikahi dan dinikahi oleh orang yang mencintai saya. Ya, singkatnya saya ingin lelaki yang menikah dengan saya adalah seorang lelaki yang menikahi saya karena mencintai saya bukan mencintai saya karena menikahi saya. Egois? Iya, saya pun mengakuinya. Tapi, ini hanyalah keinginan yang ada dalam diri seorang perempuan sesuai dengan fitrahnya yang ingin dicintai, ingin dicari. Perempuan ingin dinikahi karena dicintai, bukan hanya sekedar dicintai karena akan dinikahi.

Terlepas dari keinginan yang ada, saya tetap menyerahkan segalanya kepada Sang Maha Kuasa. Siapapun yang ditakdirkan untuk menjadi jodoh saya kelak, bagaimanapun cara dia mencintai saya, insya Allah, saya akan menerimanya dengan ikhlas karena hanya Allah lah yang mengetahui yang terbaik bagi hambanya.

Seperti doa yang dititipkan Zainab kepada Hamid dalam film Di Bawah Lindungan Ka'bah , "semoga aku dapat menikahi lelaki yang kucintai dan mencintaiku" .. Aamiin..

Saturday, March 29, 2014


Hal yang sangat disesalkan adalah… ketika kita mempunyai waktu, tetapi tidak digunakan dengan maksimal untuk hal yang sederhana ataupun hal yang hebat. Untuk mencapai semua itu kita harus mempunyai daya yang besar. Daya.. Apakah itu daya?? Hmm, oh God jadi teringat dengan pelajaran fisika J … Daya(P)= Usaha(W)/Waktu(t)… mungkin kita bisa menganalogikannya dengan rumus tersebut. Jika kita mempunyai sedikit waktu, tetapi usaha yang maksimal, usaha yang besar, dapat mengatur waktu yang sedemikian singkat dengan melakukan hal sangat berguna, maka daya yang dihasilkanpun memiliki hasil yang besar dibandingkan dengan jika kita mempunyai banyak waktu, tetapi usaha kurang.. Yaa.. sudah tentu hasil bagi antara usaha yang kecil dengan waktu yang besar maka daya yang dihasilkan akan sangat kecil. Dan mungkin itulah yang terjadi padaku… rumus itu berlaku bagi hidupku, menjadi hukuman bagi diriku sendiri…

Menjadi mahasiswa berprestasi merupakan salah satu bagian mimpi yang aku tulis dalam dinding kamar. Rencana demi rencana aku tulis sedemikian rupa dalam dinding kamar, karena supaya sadar dan terus mengingat apa yang harus aku raih dalam satu bulan kedepan, atau satu tahun kedepan, atau bahkan belasan tahun kedepan, meskipun hal tersebut mungkin bagi orang lain adalah hal spele tapi bagi aku tidak J. Alhamdulillah dengan begitu, beberapa mimpi bisa aku capai meskipun mimpi tersebut adalah mimpi yang sangat sederhana dan tidak penting bagi orang lain… Alhamdulillah ‘ala Kulli hal… dan ketika gagal dengan rencana tersebut aku tetap bersyukur karena Allah tentu mempunyai rencana yang lebih baik. InshaAllah …

Setelah diseleksi berdasarkan IPK, Alhamdulillah aku termasuk dalam kandidat calon mawapres, tetapi aku gagal mengikuti seleksi mahasiswa berprestasi tersebut, mungkin bisa dibilang aku gagal karena seleksi alam. Kesalahanku adalah, aku mungkin mempunyai daya yang kecil, karena waktu yang tersedia, didahulukan untuk hal-hal yang urgent terlebih dahulu, sungguh luar biasa satu minggu sebelum ditutupnya pengumpulan LKTI, aku disibukkan dengan berbagai aktivitas, dalam minggu tersebut, saya harus menemani adik angkatan untuk membuatnya mengerti akan tugas yang diberikan dosen ketika kuliah, setidaknya aku harus menyediakan 5 jam untuk mereka, minggu tersebut merupakan hari-hari menjelang asistensi praktikum Biologi Molekuler, aku sebagai sekretaris harus menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk praktikum dan asistensi, selain itu, setiap hari dari pukul 16.00-18.00 aku harus praktikum parasitologi setiap harinya, karena mata kuliah ini sedikit berbeda, mengadakan praktikum 6 acara dilakukan dalam 1 minggu, dan malam harinya dari pukul 19.00-21.30 dilanjutkan dengan pembinaan Olimpiade Nasional MIPA, dan belum lagi aku menjadi bagian dari Steering Committee dalam acara BIOSFER di bulan september mendatang, selain itu juga disibukkan dengan rapat dan syuro LDK. Aku belum bisa mengatur waktu dengan baik, dengan rapi, dengan terstruktur. Mudah-mudahan tidak banyak yang kecewa atas peristiwa ini, mungkin saat ini aku belum bisa membahagiakan orang tua melalui jalan ini, aku yakin inshaAllah akan ada jalan lain, aku ucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya jika telah membuat kalian kecewa. Aku sungguh bersyukur atas segalanya, walaupun mungkin ada sedikit rasa kecewa karena tidak bisa melanjutkan seleksi mahasiswa berprestasi. Namun, aku menyadari bahwa Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu yang terbaik bagi hambanya dan betapa besar kuasaNya dalam mengatur kehidupanku.






Monday, June 24, 2013

Bismillahhirrohmanirrohim.


Aku ini wanita biasa yang punya hati dan nurani, mudah tersentuh dengan kebaikan.
Aku juga wanita rapuh yang mudah sekali terluka
Kadang aku kuat seperti karang yang dihantam gelombang, diterpa badai, tersapa angin yang sama sekali tak goyah.

Aku ini wanita biasa yang tak pandai bergaul dan tak pandai bersosialisasi, tapi aku memiliki teman-teman walau hanya sedikit.
Mereka tulu membantuku dalam kesusahan, InsyaAllah.
Aku ini wanita biasa yang belum bisa memberikan kenikmatan materi pada orang-orang yang aku sayangi,
.Tapi aku bisa berikan kenikmatan dari masakan yang aku buat dengan rasa sayang dan cinta.

Aku wanita biasa yang tak pandai apalagi cerdas, karena IQ ku tak setinggi para ilmuwan islam
Tapi ak juga tak bodoh, karena ak masih bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oranglain kepadaku.
Aku wanita biasa yang tidak menginginkan kedudukan tinggi, karena aku hanya ingin melebur menjadi satu dalam andil mencerdaskan anak-anakaku, walaupun ilmu yang aku miliki hanya sedikit

Aku wanita biasa yang tak pernah berharap memiliki suami yg bisa memberikan emas permata, tapi yang ku inginkan hanya suami yang bisa memberikan aku kebahagiaan dan ketenangan batin dunia akhirat.
Aku tidak berharap memiliki suami yg mnegajakku keliling dunia, tapi yang ku inginkan adalah suami yang membimbingku menghafal Al quran dan selalu mengimamiku shalat malam juga mengajariku untuk lebih mencintai Allah swt.

Aku wanita biasa yang memiliki dosa juga sering melakukan kesalahan, tapi aku wanita yang selalu berusaha mencari ridho Allah swt agar iman akhlakku selalu menjadi jauuh lebih baik
Aku wanita biasa yang sederhana, tapi aku berusaha kaya dengan meningkatkan iman.

Ya Inilah aku, dengan segala kekurangan-kekuranganku,
dengan segala kesederhanaanku,
dan segala keterbatasanku.

Yang aku inginkan, hanya teman tulus, yang tidak melihat hanya dari kelebihan ku,
tapi mampu memahami segala kekurangan yang aku miliki, dan mau mengingatkanku untuk selalu berada dijalan kebaikan Allah swt, begitupun aku terhadap kalian teman-temanku.

Dan aku hanya ingin cinta sejati yang berlandaskan pada Illahi Rabbi yang menerima aku apa adanya dan tidak meninggalkanku hanya karena kenikmatan duniawi ini.

Tulisan ini, aku buat karena aku hanya WANITA BIASA yang selalu berusaha menjadi sempurna dalam kemampuanku.

Alhamdulillahhirobbil'alamin.
Jazakumullah Khairan Katsiran.

Thursday, January 10, 2013

Lagu ini saya persembahkan untuk teman saya...
Awalnya saya kira tidak akan merasa betah tinggal di tempat rantau ini, tetapi ternyata Allah memberikan kenyamanan dengan dipertemukan dengan seorang teman,
Aku mencintaimu karena Allah.. Allah yang telah menciptakanmu dengan kesempurnaan kasih sayangmu

"selama ini kumencari-cari
teman yang sejati buat menemani
perjuangan suci

bersyukur kini padamu Illahi
teman yang dicari selama ini
telah kutemui

dengannya disisi perjuangan ini
senang diharungi
bertambah murni kasih Illahi

kepadamu Allah kupanjatkan doa
agar berkekalan kasih sayang kita
kepadamu teman kupohon sokongan
pengorbanan dan pengertian

telah kuungkapkan segala-galanya
itulah tandanya kejujuran kita.

selama ini kumencari-cari
teman yang sejati buat menemani
perjuangan suci

bersyukur kini padamu Illahi
teman yang dicari selama ini telah kutemui

dengannya disisi perjuangan ini
senang diharungi
bertambah murni kasih Illahi

kepadamu Allah kupohon restu
agar kita kekal bersatu
kepadamu teman teruskan perjuangan
pengorbanan dan kesetiaan

telah kuungkapkan segala-galanya
itulah tandanya kejujuran kita

ku mencari-cari teman yang sejati
buat menemani perjuangan suci"


Saturday, October 20, 2012


Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain sibuk membaca dan mentabburi... al-qur’an
aku sibuk mendengarkan lagu picisan yang tak membuatku makin dekat dengan-Nya

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain sibuk menambah hafalan ayat-ayat cinta Allah
aku malah asik mengahafal lagu-lagu yang melalaikan ku dari-Nya

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain makin memanjangkan jilbabnya
aku malah merasa risih dengan jilbab yang terlalu panjang

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain sibuk menuntut ilmu-Nya
aku malah sibuk dengan urusan dunia yang membuat jarak dengan-Nya

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain malu untuk menampakkan wajah dan fotonya
aku malah sibuk meng-upload foto-foto agar bisa dilihat semua orang

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain berusaha menundukkan pandangannya
aku sibuk memperhatikan ketampanan wajah yang bukan mahram ku

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain berkata dan berbincang tentang hal yang bermanfaat
aku senang membicarakan aib dan kejelekan orang lain

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain menjaga kata-katanya dengan baik
aku terlalu sering menyakiti hati orang lain dengan lisan ku

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain belajar untuk terus mempercantik hati dan akhlaknya
aku lebih asik memperhatikan fisik diri ku saja

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain senang berpuasa sunnah
aku lebih memilih selalu mengenyangkan perut ku

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain bangun di sepertiga malam untuk bermunajat pada-Nya
aku lebih memilih berselimut dan tidur sepuasnya

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain sibuk untuk berdakwah di jalan-Nya
aku lebih memilih santai dan facebookan

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain sibuk ingin mendapat ridho dan cinta-Nya
aku malah sibuk ingin mendapat sanjungan dan cinta makhluk-Nya saja

Aku bukan muslimah yang baik..
ketika muslimah lain gelisah di saat imannya menurun
aku malah semakin lalai dengan dunia

Aku memang bukan muslimah yang baik..
namun, aku berharap bisa menjadi seperti muslimah lain yang istiqomah berjuang untuk mendapatkan cinta-NyaYa Rabb ampuni muslimah yang tidak baik ini.
semoga Engkau senantiasa membimbing muslimah yang tidak baik ini agar menjadi lebih baik di hadapan-Mu... amin yaa Mujiibassaailiin..

Tuesday, October 9, 2012

Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
Kerendahan Hati
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang
yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa
membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya
tidak merasa minder.
Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.
Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.
Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci
dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Artikel dikutip dari Kartu Pintar produksi Visi Victory Bandung

Isteri-isteri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Syurga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.


Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
01.Bertakwa
02.Beriman kepada Allah, Malaikat-Nya, Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan takdir yang baik 
     dan buruk
03.Bersaksi bahawa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, dan Muhammad adalah hamba dan 
     Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang   
     mampu
04.Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah dan dia mengetahui bahwa Allah melihat 
     dirinya.
05.Ikhlas beribadah kerana Allah, tawakkal, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap azab Allah, 
     mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta 
     mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
06.Gemar membaca Al Qur'an dan berusaha memahaminya, berzikir mengingat Allah ketika sendirian atau 
      tidak dan berdoa kepada Allah semata
07.Menghidupkan amar ma'ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
08.Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik 
     terhadap haiwan ternak yang dia miliki
09.Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan 
     pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang menzaliminya.
10.Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia
11.Adil dalam segala perkara terhadap seluruh makhluk
12.Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah)
13.Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.
14.Berbakti kepada kedua orang tua
15.Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh

Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Syurga yang kami sadur dari kitab Majmu' Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Syurga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya.

" ... dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Syurga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar." (An Nisa' : 13)

Sunday, October 7, 2012

Ku tertunduk malu
Saat ingin menatap
Ku tertunduk malu
Saat ada harap
Harapan menatap yang tidak halal

Berdzikir hatiku
Saat benih rasa tumbuh
Berdzikir jiwaku

Saat mengingat cinta lain di qolbu

Ya Allah..
Enggan aku tumbuhkan rasa
Ya Allah..
Enggan aku berzinah hati
Ya Allah
Berikan rasa di hati ini
Rasa di jiwa ini
Rasa di qolbu ini
Hanya untuk dia di lauhul mahfudz-Mu

Assalamu'alaikum Wr. wb ..
Alhamdulillahirabbil 'alamin, di hari yang penuh anugrah ini Allah telah menurunkan air mata alam yang menyegarkan di kota Purwokerto, kebahagiaanpun menyergapi asa di hati setiap mahasiswa, hmm karena setelah kemarau panjang akhirnya Allah memberikan hujan, memberikan kebahagiaan disetiap hati semua insan. Rasa bahagia ini sungguh berlipat-lipat, karena pada hari ini juga alhamdulillah saya bisa berkesempatan mengikuti perlombaan yang diadakan oleh salah satu UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa dikampus saya. Perlombaan ini seperti Lomba Cerdas Cermat, saya tertarik dengan nama dari perlombaan ini yang cukup menarik, "Trivial Game" itulah namanya. Yaa, memang saya tidak juara, saya hanya masuk semi final saja, hmm sebetulnya agak sedikit kecewa sih, entah kenapa saya merasa sulit untuk menjadi juara, di semua perlombaan yang saya ikuti, jarang sekali saya masuk final, paling waktu dulu pernah Lomba Karya Tulis Ilmiah alhamdulillah berhasil masuk tahap final dan bisa persentasi oral di Universitas Padjajaran menduduki peringkat ketiga, waktu itu saya mengambik judul "Kitosan Sebagai  Penjernih Air yang Efektif ", namun setelah persentasi oral grup saya tidak juara karena menyadari kalau penguasaan materi tentang Kelas 2 dan  SMA belum terkuasai karena waktu itu saya sedang duduk di kelas satu SMA. Waktu lomba Debate Competition pun hanya sampai octo finalist saja, LCC yang lainnya juga seperti itu, ya walaupun begitu saya tidak menyalahkan keadaan, bagaimanapun harus tetap bersyukur meskipun belum bisa menjadi Juara seperti hari ini, saya belum berhasil menjadi yang terbaik dalam perlombaan Trivial game. Satu hal yang menjadi habatan saya adalah perasaan saya sendiri, saya menyadari betul, entah kenapa setiap saya memberanikan diri ikut kompetisi dan saat setelah kompetisi dimulai, nyali saya sering kali menciut, padahal tidak seharusnya merasa begitu. Hmm, mungkin memang  perlu dilatih dan terus belajar, mungkin memang belum saatnya, semoga suatu saat nanti saya bisa menjadi juara, Aamiinn.. mohon do'anya ...
Syukran Jzkllah... :D

Hosting Unlimited Indonesia
Hak Cipta Dilindungi. Powered by Blogger.

Translate

Total Pageviews

Popular Posts

Recent Post

Recent Posts Widget

Web Hosting Unlimited, Daftar Sekarang!

Hosting Unlimited Indonesia